Apa jadinya Dunia tanpa Museum?

Museum merupakan sarana mempelajari sejarah. Berbagai hal seperti peninggalan sejarah dan kebudayaan dipamerkan di dalam museum. Namun dewasa ini hadir museum-museum unik yang menyimpan berbagai benda yang tidak pernah kita temukan di museum pada umumnya. Pernahkan anda berkunjung ke sebuah museum dan merasakan atmosfer berbeda dari lingkungan dan nuansa yang diberikan oleh benda dan ornamen yang terpajang?

Selalu ada cerita menarik di balik sebuah benda yang terpajang di museum, perjalanan panjang serta sejarah yang pernah dialami oleh benda-benda terpajang itu sesungguhnya memiliki energi yang mampu memperlihatkan rasa-rasa masa lalu yang pernah dilalui oleh benda tersebut, terlebih pengalaman-pengalaman buruk serta mencekam datang dan menghantui di blik tiap benda terpajang tersebut.

Namun, bagaimana jadinya jika dunia yang kita tempati pada saat ini tidak memiliki fasilitas seperti museum? Mungkin akan ada banyak hal yang  kurang dan tidak menarik dalam hidup ini. Selain kita tidak bisa mengetahui masalalu,kita juga tidak akan memiliki wahana edukasi yang sangat penting dalam pendidikan sejarah. Kita tidak akan mengetahui benda-benda apa saja yang digunakan nene moyang kita dahulu. Atau bahakan kita tidak akan mengetahui bagaimana asal mula suatu benda sebelum di kembangkan menjadi benda yang sangat berguna pada saat ini.

Rasa empati terhadap perjuangan pahlawan pun mungkin tidak akan pernah ada Karena kita tidak bisa melihat bagaimana sejarah pahlawan sejak dahulu. Juga kita sangat minim inspirasi Karena kita hanya disuguhi benda-benda yang instan dan sudah  jadi seperti pada saat ini tanpa tahu bagaimana sejarah dari benda tersebut. Juga rasa nasionalisme yang akan sangat kurang Karena kita tidak akan pernah tahu apa saja yang menjadi sejarah dunia ini pada masalalu. Tidak ada tempat edukatif lagi dan pastinya tidak akan pernah ada keindahan masa lalu jika tidak ada museum pada saat ini.

Museum diharapkan tidak hanya sekedar memantulkan perubahan-perubahan yang ada di lingkungan, tetapi juga sebagai media untuk menunjukkan perubahan sosial serta pertumbuhan budaya dan ekonomi. Museum dalam bentuk apapun, baik secara ilmiah, seni maupun sejarah tentu tidak sekedar dibicarakan dalam artian teoritis semata. Museum diharapkan berarti praktis yang dapat diimplementasikan dengan kisaran jumlah publik yang tidak sedikit. Dengan demikian, bicara mengenai museum sebagai media komunikasi massa harus mendapatkan klaim dari semua golongan masyarakat. Museum tidak hanya diklaim menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi sangat perlu didukung oleh para akademisi, peneliti, bahkan pengusaha. Jadi, peran museum diharapkan dapat mendukung pembangunan nasional, pembangunan masyarakat seluruhnya dan seutuhnya. Kita harus terus ingat bahwa pembangunan ataupuin modernisasi bukan sekedar know what, tetapi proses know how.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *